InfoWawasan

Perkembangan Bahasa Anak

Perkembangan bahasa merupakan salah satu aspek milestone anak yang perlu diperhatikan orang tua. Bahasa adalah alat komunikasi yang digunakan untuk berpikir, mengekspresikan perasaan, dan menerima pikiran dan perasaan orang lain. Keterampilan ini menjadi modal utama untuk si Kecil bisa bersosialisasi dan berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya sampai ia dewasa nanti.

Bagaimana tidak, karena perjalanan anak untuk jadi pemenang dimulai dari keterampilan bicara yang baik. Ketika anak bisa berbicara dengan fasih, ia bisa mengekspresikan atau mengkomunikasikan pikiran serta perasaannya dengan lebih lancar.

Hanya karena anak belum bisa bicara, bukan berarti ia belum mengerti apa yang bunda maksud, lho. Padahal, semakin banyak bunda berbicara dan mengekspresikan diri, semakin mudah bagi anak untuk belajar bicara dan berinteraksi.

Perkembangan bahasa adalah proses yang mencakup kemampuan untuk berkomunikasi secara dua arah dan memahami ucapan lawan bicaranya sesuai tahapan usia anak. Keterampilan berbahasa sangat berkaitan erat dengan pertumbuhan dan perkembangan otak anak
Kemampuan bahasa sendiri terbagi menjadi dua, yaitu reseptif dan ekspresif. Kemampuan reseptif adalah kemampuan memahami bahasa dan suara, misalnya anak mampu menggabungkan dua sampai tiga kata.

Sementara itu, kemampuan bahasa ekspresif adalah kemampuan menggunakan kata dan gerak tubuh secara bersamaan untuk mengomunikasikan sesuatu. Contohnya, ketika anak bicara dengan celoteh panjang yang tidak bisa dipahami, tapi ia mampu menirukan irama, ritme, dan gestur pembicaraan orang dewasa.